tugas strategi belajar mengajar afedilfia
MAKALAH
STRATEGI BELAJAR MENGAJAR
METODE
CERAMAH
DISUSUN
OLEH
NAMA : AFEDILFIA
NIM :
1607061268
KELAS : D7
PRODI : PGSD
SEMESTER :
III(TIGA)
STKIP
PERSADA KHATULISTIWA SINTANG
2017
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya makalah dapat
diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini membahas tentang Metode
Ceramah. Makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan, baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik yang
bersifat membangun dari pembaca sangat kami harapkan, demi kesempurnaan makalah
ini. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kami khususnya
dan bagi pembaca pada umumnya..
Sintang, 10
0ktober 2017
penulis
DAFTAR
ISI
Cover………………………………………………………………………………………….
Kata pengantar………………………………………………………………………………..
Daftar isi…………………………………………………………………………………….
Bab 1 pendahuluan
A.
Latar
belakang………………………………………………………………………….
B.
Rumusan
masalah…………………………………………………………………….
C.
Tujuan…………………………………………………………………………………..
Bab II pembahasan
A.
Pengertian
metode ceramah………………………………………………………
B.
Kelebihan
metode ceramah…………………………………………………….
C.
Kelemahan
metode ceramah…………………………………………………….
D.
Penerapan
atau pelaksanaan metode ceramah………………………………….
Bab III penutup
A.
KESIMPULAN……………………………………………………………………..
B.
SARAN……………………………………………………………………………….
DAFTAR
PUSAKA…………………………………………………………………………
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG
Peningkatan mutu pendidikan dirasakan sebagai suatu
kebutuhan bangsa yang ingin maju. Dengan keyakinan bahwa pendidikan yang
bermutu dapat menunjang pembangunan disegala bidang. Dan dengan metode
pembelajaran yang dilaksanakan, diharapkan tumbuh kegiatan belajar siswa
sebagai akibat dari kegiatan guru mengajar. Dan dengan penggunaan metode yang
tepat, diharapkan proses belajar mengajar benar-benar mampu mendorong atau
menumbuhkan siswa belajar secara aktif. Sehingga dengan keaktifan ini bisa
mengembangkan kemampuan siswa, sesuai dengan fungsi dan tujuan pendidikan
nasional (Undang-Undang Republik Indonesia no. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas,
BAB II Pasal 3).
B.
RUMUSAN
MASALAH
a.
Apa
pengertian metode ceramah ?
b.
Apa saja
kelebihan metode ceramah ?
c.
Apa saja
kelemahan metode ceramah ?
d.
Bagaimana
pelaksanaan atau penerapan metode ceramah ?
C.
TUJUAN
Tujuan pembuatan makalah ini
adalah untuk mengetahui pengertian metode ceramah, mengetahui kelebihan dan
kekurangan metode ceramah serta mengetahui penerapan dan pelaksaanaan metode
ceramah.
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN
METODE CERAMAH
Istilah
metode berasal dari dua kata yaitu meta dan hodos. Meta berarti
"Melalui" dan hodos berarti "Cara". dengan demikian, metode
dapat berarti jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai sebuah tujuan.
Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa Meted adalah suatu sarana untuk
menemukan, menguji dan menyusun data yang diperlukan bagi pengembangan disiplin
tersebut.
Ceramah
merupakan salah satu metode mengajar yang paling banyak digunakan dalam proses
belajar mengajar. Metode ceramah ini dilakukan dengan cara menyampaikan materi
pelajaran kepada peserta didik secara langsung atau dengan cara lisan.
Penggunaan metode ini sifatnya sangat praktis dan efisien bagi pemberian
pengajaran yang bahannya banyak dan mempunyai banyak peserta didik. Metode ceramah
merupakan cara mengajar yang paling tradisional dan telah lama dijalankan dalam
sejarah pendidikan, oleh karena itu metode ini boleh dikatakan sebagai metode
pengajaran tradisional karena sejak dulu metode
ini digunakan sebagai alat komunikasi guru dalam menyampaikan
materi pelajaran. Metode ini sejak dulu sudah digunakan dalam mengembangkan dan
mendakwakan agama Islam baik Nabi Muhammad saw maupun para
Sahabat-sahabatnya. .
Untuk
mendapatkan gambaran yang jelas tentang pengertian metode ceramah, dapat kita
lihat beberapa defenisi yang dikemukakan oleh para ahli yaitu:
·
Menurut
Suryono
Metode
ceramah adalah Penuturan atau penjelasan guru secara lisan, di mana dalam
pelaksanaanya guru dapat menggunakan alat bantu mengajar untuk memperjelas
uraian yang disampaikan kepada murid-muridnya.
·
Menurut
Roestiyah N.K
Metode
ceramah adalah Suatu cara mengajar yang digunakan untuk menyampaikan keterangan
atau informasi atau uraian tentang suatu pokok persoalan serta masalah secara
lisan
·
Menurut Team
Didaktik Metodik
“Metode
ceramah adalah Penerangan dan penuturan secara lisan oleh guru terhadap kelas”
Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi
dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti
secara pasif. Muhibbin Syah, (2000). Metode ceramah dapat dikatakan sebagai
satu-satunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi, dan
paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai
dengan jangkauan daya beli dan paham siswa.
Beberapa alasan yang menyebabkan mengapa metode ini masih sering
dipergunakan yaitu :
a. Mengikuti kiprah umum.
b. Kebiasaan yang membaku pada diri seorang guru.
c. Pertimbangan praktis, artinya metode ini murah mudah dan cepat, tidak
memerlukan fasilitas dan persiapan yang banyak.
d. Ketidaktahuan akan cara atau tehnik yang lainnya.
e. Faktor jumlah program dan kurangnya waktu.
Metode ceramah sangat umum digunakan sejak dulu
sampai sekarang, dan menjadi kecenderungan bagi sebagian pengajar untuk tetap
menggunakannya. Dan agar penggunaan metode ini mempunyai kewajaran yang
proporsional, maka seorang pengajar perlu mempertimbangkan hal-hal sebagai
berikut :
a. Tujuan yang hendak dicapai.
b. Bahan yang akan diajarkan ( termasuk buku
sumber yang tersedia ).
c. Alat, fasilitas, dan waktu yang tersedia.
d. Kualitas dan kuantitas peserta didik.
e. Kemampuan guru dalam penguasaan materi dan
kemampuan berbicara.
f. Pemilihan metode mengajar lainnya sebagai
metode bantu.
g. Situasi pada waktu itu.
Tujuan Metode Ceramah Penggunaan metode ceramah
memiliki beberapa tujuan, yaitu :
a. Mentransfer sejumlah pengetahuan dari guru
kepada siswa.
b. Memberikan ilham kepada siswa tentang sesuatu untuk dipelajari lebih
lanjut.
c. Menerangkan, menjelaskan sesuatu dari bahan
yang ada.
d. Mengemukakan hal yang tidak ada dalam buku.
e. Memberikan gambaran umum dari keseluruhan
bidang studi atau konsep.
f. Menuntun siswa mengenal struktur dasar
pengetahuan.
g. Menuntun
siswa ke arah mengetahui : kerangka, sistematika, logika dan pengembangan
struktur ilmu.
h. Mengajak
siswa untuk berdialog ke dalam dirinya maupun dengan luar dirinya ( guru, teman
, lingkungan dll. ).
i. Mengekspresikan hal-hal yang tidak dapat dinyatakan secara tertulis
ataupun ungkapan yang sederhana.
B.
KELEBIHAN
METODE CERAMAH
1. Dapat
menampung kelas besar, tiap siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk
mendengarkan, dan karenanya biaya yang diperlukan menjadi relatif lebih murah.
2. Konsep
yang disajikan secara hirarki akan memberikan fasilitas belajar kepada siswa.
3. Guru
dapat memberi tekanan terhadap hal-hal yang penting hingga waktu dan energi
dapat digunakan sebaik mungkin.
4. Kekurangan
atau tidak adanya buku pelajaran dan alat bantu pelajaran, tidak menghambat
terlaksananya pelajaran dengan ceramah
5. Dapat mentransfer ide dan
memberikan analisa yang sejelas-jelasnya.
6. Dapat melihat dan
menyesuaikan diri dengan keadaan dan siswanya.
7. Sangat tepat untuk
menyampaikan informasi.
8. Dapat segera untuk
mengetahui keadaan dan daya terima siswa.
9. Tepat untuk keadaan, dimana
siswa berbanding guru tidak seimbang, dengan disertai tehnik dan variasi
tambahan atau pengayaan. Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar.
10. Bila terjadi kekeliruan
penyampaian bahan, dapat segera diperbaiki.
11. Sangat mudah dilaksanakan,
muarh dan cepat
C.
KELEMAHAN METODE CERAMAH
1. Pelajaran
berjalan membosankan dan siswa-siswa menjadi pasif, karena tidak berkesempatan
untuk menemukan sendiri oleh konsep yang diajarkan. Siswa hanya aktif membuat
catatan saja.
2. Kepadatan
konsep-konsep yang diberikan dapat berakibat siswa tidak mampu menguasai bahan
yang diajarkan.
3.
Pengetahuan yang diperoleh melaui ceramah lebih cepat terlupakan.
4. Ceramah
menyebabkan belajar siswa menjadi “Belajar Menghafal” yang tidak mengakibatkan
timbulnya pengertian
5. Bersifat satu arah atau monologue, sehingga lebih bersifat penuangan
ilmu ( garis besar pada guru ), sehingga membuat siswa pasif.
6. Penyamarataan daya mampu siswa.
7. Bila persiapan buruk, bahan tidak sistematis, tata urutan konsep tidak
diperhatikan dan cara membawakannya jelek, maka pelaksanaannya akan menjadi
kacau, menyulitkan siswa dan kehilangan arah.
8. Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme
D.
PENERAPAN
ATAU PELAKSANAAN METODE CERAMAH
Penerapan
metode ceramah merupakan cara mengajar yang paling tradisional dan tidak asing
lagi dan telah lama dijalankan dalam sejarah pendidikan. Cara ini kadang
membosankan, maka dalam pelaksanaannya memerlukan ketrampilan tertentu, agar
penyajiannya tidak membosankan dan dapat menarik perhatian siswa. Namun kita masih
mengakui bahwa metode ceramah ini tetap penting dengan tujuan, agar siswa
mendapatkan informasi tentang suatu pokok atau persoalan tertentu.
Metode ini
wajar dan dapat digunakan dalam hal-hal sebagai berikut:
v
Bahan pelajaran yang akan disampaikan cukup banyak sementara waktu yang
tersedia sangat terbatas.
v Guru
seorang pembicara yang baik yang memikat serta antusias.
v Guru
akn merangkum pokok penting pelajaran yang telah dipelajari, sehingga siswa
diharapkan bisa memahami dan mengerti secara menyeluruh.
v Guru
memperkenalkan pokok pelajaran yang baru dan menghubungkannya terhadap
pelajaran yang telah lalu (Asosiasi).
v
Jumlah siswa terlalu banyak sehingga bahan pelajaran sulit disampaikan melalui
metode ini.
Langkah-langkah
penerapan metode ceramah
Langkah-langkah
yang harus diperhatikan dalam mengaplikasikan metode ceramah adalah sebagai
berikut:
a.
Langkah Persiapan
Persiapan
yang dimaksud disini adalah enjelaskan kepada siswa tentang tujuan pelajaran
dan pokok-pokok masalah yang akan dibahas dalam pelajaran tersebut. Disamping
itu, guru memperbanyak bahan appersepsi untuk membantu mereka memahami
pelajaran yang akan disajikan.
b.
Langkah Penyajian
Pada tahap
ini guru menyajikan bahan yang berkenaan dengan pokok-pokok masalah.
c.
Langkah Generalisasi
Dalam hal
ini unsur yang sama dan berlainan dihimpun untuk mendapatkan
kesimpulan-kesimpulan mengenai pokok-pokok masalah.
d.
Langkah Aplikasi Penggunan
Pada langkah
ini kesimpulan yang diperoleh digunakan dalam berbagai situasi sehingga nyata
makna kesimpulan itu. Namun perlu diketahui juga bahwa untuk menggunakan metode
ceramah secara murni itu sukar, maka dala pelaksanaannya perlu menaruh
perhatian untuk mengkombinasikan dengan teknik-teknik penyajian lain sehingga
proses belajar mengajar yang dilaksanakan dapat berlangsung dengan intensif.
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Metode ceramah
merupakan metode mengajar yang paling banyak digunakan, hal ini mungkin
dianggap oleh guru sebagai metode mengajar yang paling mudah dilaksanakan.
Kalau bahan pelajaran dikuasai dan sudah ditentukan urutan penyamapainnya, guru
tinggal menyajikannya didepan kelas. Siswa-siswa memperhatikan guru berbicara,
mencoba menangkap apa isinya dan membuat catatan.
B.
SARAN
Makalah ini masih jauh dari
sempurna, baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik dan saran yang
bersifat membangun sangat kami harapkan dari para pembaca, demi sempurnya
makalah ini.
DAFTAR
PUSAKA
2.
Suryono,
dkk, Teknik Belajar Mengajar Dalam CBSA, (Cet. I;Jakarta: Rineka Cipta, 1992),
h. 99
3.
Roestiyah
N.K, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: Rineka Cipta, 2001), h. 137
4.
http://martiningsih.blogspot.com/2007/12/macam-macam-metode-pembelajaran.html
Komentar
Posting Komentar